Cara Mempercepat Windows 7 - Tips Komputer

Posted by Seto El Kahfi on Thursday, May 2, 2013

Tips mempercepat kinerja Windows 7 - Windows 7 kinerjanya memang sudah cukup baik, bahkan setelah kita seringkali meng-install dan uninstall program dan meninggalkan jejak-jejak sampah di hardisk kita sendiri, kecepatan kinerja dari windows 7 ini tidak banyak berkurang. Bagaimana cara mempercepat Windows 7
Tags: cara mempercepat windows 7 ultimate, cara mempercepat windows xp, tips mempercepat kinerja windows 7

Cara Mempercepat Kinerja Windows 7

Bila Anda menginginkan kecepatan kinerja yang lebih baik lagi, Anda boleh mencoba tips berikut ini. Tips berikut adalah untuk :

1. Lakukan konfigurasi Windows 7 untuk performa terbaiknya.


Setiap komputer mempunyai konfigurasi default yang disesuaikan dengan jenis hardware dan software dimana OS tersebut terinstall. Konfigurasi ini tidak bersifat kaku, artinya kita sebagai user berhak -dan memang seharusnya- melakukan konfigurasi sendiri. Jika belum pernah melakukannya, dan Anda adalah seorang yang berpikir dua kali saat ingin meloncat dari menara Eifel :D, ikuti langkah-langkah berikut :

-- Klik Kanan pada Computer :


Klik Kanan Computer

-- Klik pada Advanced system settings pada jendela Control Panel yang muncul :

Control Panel Windows 7

More aboutCara Mempercepat Windows 7 - Tips Komputer

Contoh Skala Likert Metode Penelitian Ilmiah

Posted by Seto El Kahfi on Monday, April 29, 2013


Contoh Skala Likert - Tren penelitian di Indonesia masih kurang bergairah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Hal ini bisa dilihat dengan masih sedikitnya jurnal ilmiah penelitian yang diterbitkan di Indonesia. Oleh sebab itu, pada blog TokoNano.com ini penulis akan membahas mengenai penelitian, metode penelitian, dan hal-hal yang berhubungan dengan penelitian ilmiah.

Contoh Skala Likert

Pada seri Metode Penelitian Ilmiah ini, blog TokoNano.com akan memulai dengan tema skala Likert. Teknik membuat skala, menurut (Nazir, 1999), serta (Good dan Hatt, 1952) adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif yang melekat pada objek atau subjek penelitian (attribute) menjadi urutan kuantitatif. 

Contoh Membuat Skala Likert

Pembuatan skala pengukuran ini dibuat dengan mendasarkan pada dua asumsi :
  1. Ilmu pengetahuan pada akhir-akhir ini lebih cenderung menggunakan prinsip-prinsip matematika.
  2. Ilmu pengetahuan semakin menuntut presisi yang lebih baik utamanya dalam hal mengukur gradasi, misalnya sangat setuju, setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju; atau dalam urutan angka seperti contohnya, 4, 3, 2, 1.

Dalam membuat skala, peneliti perlu mengasumsikan bahwa dalam fakta mengandung suatu kontinum yang nyata yang berasal dari sifat-sifat subjek atau objek yang diteliti. Kontinum tersebut pada umumnya bervariasi, tergantung klasifikasi atributnya. Sebagai contoh misalnya, himpunan subjek dengan baju merah, baju kuning, dan baju hijau untuk pengukuran nominal yang sifatnya hanya untuk membedakan di antara subjek atau objek yang hendak diteliti. Demikian pula kontinum dapat berupa subjek paling tinggi, tinggi, sedang, rendah untuk kontinum yang diukur dalam skala pengukuran ordinal.

Kontinum Dalam Pembuatan Skala

Adanya kontinum membawa konsekuensi dalam pembuatan skala. Salah satu konsekuensi tersebut adalah bahwa item-item yang tidak berhubungan dengan atribut variabel tidak dapat dimasukkan dalam skala yang sama. Di samping itu, suatu atribut variabel juga tidak boleh mempunyai tingkat/gradasi lebih dari satu.

Dalam membuat skala item yang diukur dapat berasal dari populasi atau dari sampel. Dalam penelitian tingkah laku atau pendidikari item yang diukur biasanya lebih menekankan pada item yang berasal dari sampel penelitian, sedangkan dalam penelitian eksperimen laboratorium, item yang diukur biasanya adalah atribut dari subjek atau objek yang ada di laboratorium dan bukan. atribut yang berasal dari objek populasi. Dari pengukuran sampel, kemudian peneliti diharapkan dapat melakukan inferensi terhadap populasi. Oleh karena itu, peneliti perlu mengetahui secara pasti sifat-sifat sampel maupun populasi yang hendak diteliti.

Dalam penelitian pendidikan, skala yang dibuat pada umumnya terbatas hanya cocok untuk satu populasi tertentu. Seperti halnya persyaratan instrumen dalam pembuatan skala yang baik, peneliti sebaiknya juga harus memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas yang tinggi.

Ada beberapa macam jenis skala yang dapat diterapkan dalam penelitian pendidikan khususnya maupun pendidikan tingkah laku pada umumnya. Beberapa skala tersebut, yaitu 1) Skala Likert, 2) Skala Thurstone, 3) Skala Guttman, 4) Skala Simentis, dan 5) Skala Rating.

Contoh & Pengertian Skala Likert

Skala Likert ini telah banyak digunakan oleh para peneliti guna mengukur persepsi atau sikap seseorang. Skala ini menilai sikap atau tingkah laku yang diinginkan oleh para peneliti dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden. Kemudian responden diminta memberikan pilihan jawaban atau respons dalam skala ukur yang telah disediakan, misalnya sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju.

Skala ukur tersebut pada umumnya ditempatkan berdampingan dengan pertanyaan atau pernyataan yang telah direncanakan, dengan tujuan agar responden lebih mudah mengecek maupun memberikan pilihan jawaban yang sesuai dengan pertimbangan mereka.

Responden dianjurkan untuk memilih kategori jawaban yang telah diatur oleh peneliti, misalnya sangat setuju (SS), setuju (S), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS) dengan memberikan tanda silang (x) pada jawaban yang dirasa cocok.

Contoh Kuesioner Skala Likert

Dalam perencanaan penelitian item-item pertanyaan atau pernyataan pada umumnya telah dikelompokkan menurut variabel yang hendak menjadi perhatian peneliti. Dengan cara demikian ini peneliti atau pembaca lain dapat dengan mudah mengecek kebulatan instrumen yang dibuatnya. Untuk menskor skala kategori Likert, jawaban diberi bobot atau disamakan dengan nilai kuantitatif 4, 3, 2, 1, untuk empat pilihan pernyataan positif. Dan 1, 2, 3, 4 untuk pernyataan yang bersifat negatif. Peneliti dalam membuat skala Likert pada umumnya tidak hanya membatasi skala ukur dengan empat tingkatan saja, seringkali mereka membuat dengan 7, 8, maupun 9 pilihan. Di samping itu, peneliti juga dapat menggunakan pilihan ganjil, misalnya 5, 4, 3, 2, 1. Atau pilihan genap seperti 4, 3, 2, 1.

Berdasarkan kepada pengalaman di masyarakat Indonesia, ada kecenderungan seseorang atau responden memberikan pilihan jawaban pada kategori tengah, karena alasan kemanusiaan. Tetapi jika seandainya semua responden memilih pada kategori tengah, maka peneliti tidak memperoleh informasi pasti. Untuk mengatasi hal ini, para peneliti dianjurkan membuat tes skala Likert dengan menggunakan kategori pilihan genap, misalnya 4 pilihan, 6 pilihan, atau 8 pilihan. Skor tertinggi adalah 4 x N, sedangkan skor terendah adalah 1 x N. Jumlah total skor dari subjek adalah merupakan jumlah skor total dikalikan dengan bobot skor pilihan yang akan menggambarkan total skor individu.

Sering pula ditemui peneliti secara sengaja memberikan kategori jawaban negatif, dengan susunan bobot yang terbalik yaitu 1, 2, 3, 4 untuk empat pilihan jawaban. Pernyataan negatif ini disisipkan di antara pernyataan positif guna mengontrol tingkat ketelitian atau keseriusan responden dalam memberikan respons. Peneliti yang tidak serius atau ceroboh akan terjebak dengan pernyataan tersebut.

Pernyataan Menjebak Pada Skala Likert

Contoh pernyataan yang menjebak misalnya seperti berikut.

Contoh item positif dan item negatif.
Pernyataan    (SS)     (S)    (TS)    (STS)
Matematika merupakan mata pelajaran favorit    4    3    2     1
Saya tidak senang dengan mata pelajaran matematika 1    1    2    3    4

Responden yang senang dengan pelajaran matematika pasti akan memberikan pilihan 4 pada pernyataan pertama, dan pilihan 4 pada pernyataan negatif. Jika di skor jumlah bobot akan menjadi 4 + 4 = 8. Dari sistem bobot skor memberikan arti bahwa (SS) pada pernyataan pertama dan (STS) pada pernyataan kedua menunjukkan bahwa responden tersebut memiliki sikap positif terhadap objek matematika.

Seorang responden yang tidak serius akan menjawab 4 pada pernyataan pertama, dan 1 pada pernyataan kedua. Dan jika diskor maka hasil skor = 4 + 1= 5. Dari sistem bobot skor memberikan arti bahwa (SS) pada pernyataan pertama dan (SS) pada pernyataan kedua menunjukkan bahwa responden tersebut tidak memiliki sikap atau tidak konsisten terhadap objek matematika.

Tags: contoh skala likert, contoh skala likert 4, contoh soalan skala likert, contoh kuesioner skala likert, contoh penggunaan skala likert, contoh instrumen skala likert, contoh penggunaan selidik skala likert
Sumber: http://www.onlinesyariah.com/2012/12/contoh-skala-likert-penelitian.html
More aboutContoh Skala Likert Metode Penelitian Ilmiah

Tip Baterai Laptop Cepat Habis - Daya Tahan Baterai Notebook

Posted by Seto El Kahfi on Thursday, April 25, 2013

Tip Baterai Laptop Cepat Habis - Kemampuan battery notebook akan menurun seiring waktu apakah Anda menggunakannya atau tidak (tips merawat baterai notebook). Sekalipun industri battery Li-Ion tidak mempublikasikan kenyataan ini, jam battery Anda mulai bergerak pada saat dirakit. Elemen didalam battery akan bereaksi, dan lambat laun battery tersebut tidak akan mampu mensuplai power yang cukup untuk notebook Anda. Sebagai tambahan, battery Anda dirancang untuk bertahan antara 300-800 kali siklus charge/recharge. Dan secara bertahap akan berkurang kemampuannya untuk mensuplai daya ke notebook.

Tip Baterai Laptop Cepat Habis

Secara umum, battery notebook akan bertahan antara satu hingga tiga tahun. Anda mungkin bisa memperlambat penurunan kemampuannya, tapi tidak bisa menghentikan prosesnya. Suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian notebook akan mempengaruhi panjang pendeknya usia baterai. Anda bisa memperlambat proses ini dengan beberapa petunjuk pemeliharaan.

Suhu Pemakaian - Daya Tahan Baterai Notebook

Suhu rendah akan memperlambat proses discharge (kehilangan daya ketika dipakai tanpa dihubungkan ke power listrik) dan proses penuaan dari elemen didalam baterai. Sebaliknya, suhu tinggi akan memperpendek usia baterai. Membiarkan baterai Anda terpasang ketika terhubung dengan power listrik akan menyebabkan suhu didalam baterai meningkat. Melepas dan menyimpan baterai pada suhu dingin akan memperlambat proses penuaan. Membiarkan notebook pada lingkungan yang panas juga tidak baik untuk baterai.

Pemakaian - Daya Tahan Baterai Notebook

Baterai Lithium-Ion yang digunakan didalam notebook dirancang untuk dapat digunakan sekitar 300-800 kali siklus charge/discharge. Beberapa siklus ini sudah digunakan ketika Anda membiarkan baterai terpasang ketika notebook menggunakan daya power listrik. Pada saat terhubung dengan power listrik, notebook akan secara rutin melepaskan baterai ketika sudah mencapai level penge-charge-an tertentu (contoh: 95%). Melepaskan battery dan menyimpannya dalam tempat yang kering dan dingin akan melindungi beberapa siklus.

Kebiasaan pemakai - Daya Tahan Baterai Notebook

Battery Li-Ion tidak dipengaruhi oleh efek memori (baterai perlu dipakai sampai habis sama sekali sebelum diisi lagi untuk menghindari penurunan kapasitas) seperti baterai isi ulang model lama. Pengulangan siklus isi-pakai hingga habis akan meningkatkan hilangnya kapasitas per-siklus. Beberapa kali ‘isi-pakai sebagian’ lebih baik daripada satu kali˜pakai habis. Bagaimanapun, Anda juga harus mengkalibrasi baterai secara rutin.
More aboutTip Baterai Laptop Cepat Habis - Daya Tahan Baterai Notebook

Tips Menghadapi Sidang Tugas Akhir (Skripsi,Thesis,Disertasi)

Posted by Seto El Kahfi on Monday, April 22, 2013

Tips Menghadapi Sidang Tugas Akhir (Skripsi,Thesis,Disertasi) -  Pendidikan merupakan sebuah fase yang harus dihadapi oleh manusia-manusia modern. Pendidikan tinggi menuntut seorang siswa atau pelajar untuk menguasai materi dan bisa mempresentasikannua di depan penguji dan dosen. Berikut tips menghadapi sidang presentasi tugas akhir, baik itu skripsi, thesis maupun disertasi. Silahkan disimak:

Tags: tugas akhir akuntansi, contoh tugas akhir, tugas akhir manajemen informatika, tugas akhir manajemen informatika d3, tugas akhir teknik elektro,

Tips Menghadapi Sidang Tugas Akhir


  1. Doa dulu sebelum sidang, kalau sidangnya lebih dari 1 orang, doa bareng membuat hati Anda lebih tenang dan lebih pede. Kalau ada penguji, silakan doa bareng penguji juga. Wakakak yang ini sih saya belum pernah.

  2. Salah satu poin penting dari sidang adalah presentasi! siapkan presentasi Anda sebaik mungkin. Waktu presentasi hanya 15 menit, oleh karena itu harus latihan dulu. Latihan presentasi di ruangan besar dan kalau bisa di hadapan orang2. Cocokkan apa yang dibicarakan dengan slide dan nada berbicara jangan datar dan membosankan. Jangan gugup dan jangan melucu juga.

  3. Jangan terlalu technical. Anggaplah kita sedang menawarkan suatu produk bisnt is pada para calon client dan mereka gak tau apa2 tentang apa yang kita tawarkan. Jangan memberi slide terlalu banyak tentang hal2 technical yang cuma kalian yang ngerti. Misalnya kalau tentang database, sampai memberikan slide berisi daftar class hingga 4 class, dibacakan pula, itu membosankan sekali. Buatlah presentasi Anda menekankan pada poin2 berikut. Apa saja masalah yang ada selama ini, solusi apa yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, mengapa penelitian Anda di skripsi ini merupakan solusi yang sangat baik dan satu2nya cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. Jelaskan bahwa mengapa program Anda benar2 dibutuhkan. Kalau pada presentasi Anda sudah terlalu teknis dan isinya rumus2 angka2 semua, dan dosen penguji sudah bosan, nilai presentasi Anda sudah berkurang. Sadarlah bahwa Anda membuat skripsi tersebut selama 1 semester, oleh karena itu Anda mengerti semua hal2 teknis yang Anda buat. Tapi dosen penguji bisa jadi hanya membaca skripsi Anda beberapa jam sebelumnya. Bukan berarti sama sekali tidak ada bagian teknis yang dijelaskan lho. Maksudnya jelaskannya jangan terlalu rumit. Buatlah sebisa mungkin jadi mudah dimengerti.

  4. Kesimpulan yang ditulis pada presentasi dan pada buku, jangan ngambang!Saya sering sekali melihat orang nulis kesimpulan, dengan adanya metode ini, proses blablabla akan lebih baik, akan lebih cepat, dll. Itu sih semua orang juga tahu. Kalau tidak jadi lebih baik, untuk apa ada metode ini. Jelaskanlah mengapa penelitian Anda membuat jadi lebih baik. Katakanlah dari hasil penelitian 400 kali percobaan, kami mendapat hasil keakuratan 85 persen dengan total keberhasilan 340 kali blablabla. Berikanlah angka2 eksak dari hasil penelitian Anda. Itulah kesimpulan yang tepat. Berdasar dari hasil penelitian Anda.

  5. Kalau ada revisi pada halaman2 tertentu, berikanlah sebelum presentasi. Dengan demikian dosen akan melihat terlebih dahulu dan mempelajarinya sebelum mulai sesi tanya jawab.

  6. Sewaktu tanya jawab, jangan gugup. Wajah jangan tegang. Dosen akan menanyakan apa yang Anda tulis di buku skripsi Anda. Mengapa ini begini, mengapa ini begitu. Jawablah semua pertanyaan dengan jawaban (maksudnya, jangan diam). Jangan bilang gak tahu juga. Jelaskan saja apa yang Anda tahu dan mengapa Anda menulis demikian. Kalau Anda terbukti salah, jangan langsung bilang, “ya saya salah”. Cobalah jelaskan sebisanya mengapa Anda berkesimpulan seperti itu. Tapi jangan ngotot benar juga kalau memang salah. Katakan saja hal ini akan direvisi nanti. Terima kasih atas masukannya (setelah sidang, apabila lulus, tetap akan ada revisi buku skripsi).

  7. Ketika tanya jawab, jawaban Anda juga gak boleh ngambang. Semuanya harus berdasar. Semua yang Anda tulis di buku skripsi harus berdasar semua. Kalau Anda menulis suatu statement, berikanlah referensi bahwa statement tersebut diambil dari buku ini halaman segini. Kalau berdasar pada pendapat pribadi Anda, tuliskanlah hasil penelitian Anda, mengapa Anda bisa berpendapat demikian. Sehingga kalau ditanya dosen, Anda bisa jawab, statement Anda diambil dari buku ini halaman segini. Atau Anda bisa bilang, “Bapak bisa buka buku skripsi saya halaman 345, di situ ada penelitian saya yang hasilnya demikian demikian blablabla”. Penguji paling senang kalau semua jawaban Anda berdasar.

  8. Jangan menjelaskan terlalu pendek ketika tanya jawab. Jelaskanlah apa yang ditanyakan sebisa Anda.

  9. Kalau bisa demo, demokanlah hasil penelitian Anda pada dosen untuk lebih memberikan gambaran pada dosen penguji, apa yang Anda buat. Sadarlah lagi bahwa Anda membuat skripsi ini selama 1 semester, sedangkan dosen hanya melihat skripsi Anda beberapa jam saja, jadi bisa saja mereka menangkap hal yang berbeda jika Anda hanya memberi penjelasan.

  10. Sopanlah sejak mulai presentasi hingga tanya jawab. Gunakan bahasa2 yang formal. Ucapkan salam pada awal presentasi dengan menyebutkan nama2 dosen penguji kalau bisa.

  11. Kalau sidangnya bertiga, jangan menjatuhkan jawaban dari teman Anda. Kalau memang dia salah, jangan potong di tengah penjelasannya. Koreksilah jawaban teman Anda apabila Anda diberi kesempatan untuk menambahkan atau menjawab pertanyaan yang sama. Anda bisa bilang bahwa Anda mau menambahkan sedikit dari penjelasan teman Anda. Hal ini semata2 untuk menghindari Anda dicegat dan dianiaya oleh teman Anda ketika pulang nanti. Wkwkwk..

  12. Salah satu poin penting dari skripsi Anda ialah apa kontribusi dari penelitian Andadari yang selama ini sudah ada. Apakah Anda meningkatkan dunia ilmu pengetahuan, mengembangkan metode tertentu atau menjadi solusi masalah yang ada

  13. Jangan malu2 mengatakan kalau skripsi Anda masih belum sempurna. Di bagian saran, beritahukanlah kekurangan dari skripsi Anda dan apa yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.

  14. Jangan lupa ke wc dulu sebelum sidang. Bisa berabe kalau pengen ke wc sewaktu sidang.

  15. Berpenampilan rapi dan tunjukkan bahwa Anda sudah siap menjalani sidang. Jangan ada yang ketinggalan ini itu dan lupa ini itu.

More aboutTips Menghadapi Sidang Tugas Akhir (Skripsi,Thesis,Disertasi)

Teknologi Garis Gawang Piala Dunia 2014

Posted by Seto El Kahfi on Friday, April 19, 2013


ZURICH - Federasi sepakbola tertinggi dunia, FIFA akhirnya menentukan teknologi garis gawang yang akan mereka gunakan di ajang Piala Konfederasi dan Piala Dunia 2014.

Setelah beberapa bulan melakukan riset terkait sejumlah teknologi yang direkomendasikan, seperti GoalRef dan HawkEye dan beberapa teknologi lain dari Jerman, FIFA akhirnya mengambil keputusan.

Teknologi yang dipilih FIFA ialah GoalControl-4D, sistem yang diproduksi oleh sebuah perusahaan asal Jerman. Teknologi ini diaplikasikan lewat 14 kamera berkecepatan tinggi yang dipasang di atap stadion. Perangkat lainnya adalah jam tangan khusus yang dikenakan wasit.

Kamera-kamera tersebut terkoneksi dengan sistem komputer yang akan menangkap pergerakan semua objek di lapangan, terkecuali pemain, wasit dan semua objek yang tidak termasuk dalam permainan.



Simpelnya, jika bola melewati garis gawang, maka jam tangan wasit akan bergetar dan muncul tulisan ‘goal’ di jam tersebut. Sementara itu, keberadaan kamera tersebut siap mendukung keputusan wasit. Kamera tersebut akan menangkap momen di mana bola tersebut sudah melewati garis gawang atau belum.

Teknologi ini diyakini mampu mereduksi kesalahan wasit dalam mengambil keputusan terutama dalam insiden-insiden yang menyulitkan seperti gol Frank Lampard ke gawang Jerman pada Piala Dunia 2010 lalu.

Dengan teknologi ini, wasit diyakini akan lebih mudah mengambil keputusan terkait gol atau tidak, meski saat itu dia dalam posisi yang tidak ideal. Demikian sebagaimana dikutip DirtyTackle.

Teknologi GoalControl-4D akan mulai diterapkan pada Piala Konfederasi pada pertengahan tahun ini, dan jika sukses akan kembali digunakan pada Piala Dunia 2014, di mana kedua event tersebut dilangsungkan di Brasil.
More aboutTeknologi Garis Gawang Piala Dunia 2014

Tips Mempersiapkan Pernikahan

Posted by Seto El Kahfi on Tuesday, April 9, 2013


Mempersiapkan Pernikahan - Sebelum mengendarai mobil, Anda harus punya kemampuan untuk mengoperasikan dan mengendarainya. Begitu juga dengan menikah. Sebelum menikah, sebaiknya Anda memiliki beberapa kemampuan berikut ini, seperti dilansir oleh Your Tango (19/06/12).

1. Mengontrol emosi - Mempersiapkan Pernikahan

Anak-anak bisa dengan mudah menunjukkan emosi mereka. Namun tidak dengan orang dewasa. ORang dewasa memiliki kemampuan untuk mengontrol emosi mereka. Kemampuan ini sangat diperlukan ketika menikah. Akan ada saat Anda merasa marah dan tak bisa mengontrol diri Anda, lalu mengatakan hal yang tak seharusnya. Kemudian Anda akan menyesali apa yang telah dikatakan pada pasangan.

2. Komunikasi - Mempersiapkan Pernikahan

Manusia berkomunikasi setiap hari. Namun nyatanya komunikasi tak semudah kelihatannya. Dalam pernikahan Anda harus pintar berkomunikasi dengan pasangan. Tahu kapan harus berbicara, kapan harus mendengar, mengemas pesan dengan baik dan tidak menyakitkan. Karena kebanyakan masalah dalam pernikahan biasanya berasal dari kesalahpahaman ketika berkomunikasi.

3. Penyelesaian masalah - Mempersiapkan Pernikahan

Semua pasangan memiliki perbedaan. Mereka yang sukses dalam pernikahan adalah yang bisa menyelesaikan masalah mereka dengan menjembatani perbedaan. Pasangan yang sukses memulai dari 'caraku' dan 'caramu' namun akan selalu berakhir dengan 'cara kita'. Mereka berhasil menemukan solusi yang menguntungkan bagi kedua pihak, dan itu merupakan cara mereka sebagai pasangan. Anda harus memiliki kemampuan untuk bisa menyelesaikan masalah sebagai pasangan. Baik itu masalah kecil seperti memilih tempat kencan atau masalah besar seperti memilih rumah untuk ditinggali.

4. Berpikir positif - Mempersiapkan Pernikahan

Tentu semua pernikahan akan mengalami masalah. Namun seperti apapun itu, ingatlah bahwa Anda dan pasangan selalu memiliki sisi positif. Setiap kali Anda tertawa bersamanya, setuju dan sejalan dengan pikiran pasangan Anda, menunjukkan apresiasi, dan berterima kasih atas yang dilakukan pasangan, Anda telah memberikan hal positif. Semakin sering Anda berfokus pada hal positif, maka semakin bahagia pernikahan Anda.

Kesimpulan

Itulah beberapa kemampuan yang harus Anda miliki sebelum menikah. Kemampuan tersebut akan membantu Anda dan pasangan untuk bisa mengatasi segala rintangan dalam mempertahankan rumah tangga.
More aboutTips Mempersiapkan Pernikahan

Mencicil KPR Rumah Dengan Gaji Kecil

Posted by Seto El Kahfi on Saturday, April 6, 2013


Mencicil KPR - Memiliki rumah sendiri merupakan idaman baik Anda yang sudah berkeluarga maupun tidak. Dengan rumah sendiri, Anda mengurangi ketergantungan Anda dengan orang tua atau mungkin dengan kerabat Anda juga. Tentu ketika Anda ingin membeli rumah butuh pengorbanan yang besar. Terutama tentang dana awal dan cicilan tiap bulannya.

Tip Mencicil KPR 

Mencicil rumah tidak harus mempunyai gaji yang besar, namun apabila penghasilan anda hanya Rp. 2 juta bukanlah penghasilan yang kecil loh untuk sebagian orang. Dengan penghasilan sebesar itu sepertinya memungkinkan saja jika Anda berkeinginan untuk mengkredit rumah. Nah, sekarang berapa besaran nilai rumah yang Anda inginkan? Dengan asumsi, cicilan per bulannya harus kurang dari Rp 600 ribu per bulan. Ini adalah perhitungan kasar saja dimana memang batas maksimum cicilan yang dapat Anda lakukan adalah sebesar 30 persen dari besarnya penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya. Saya sarankan kepada Anda untuk mengambil jangka waktu yang panjang yaitu sekitar 15 tahun agar juga bisa sesuai dengan besarnya cicilan yang Anda sanggupi.

Mengatur Keuangan Untuk Mencicil KPR


Dengan penghasilan yang Anda peroleh selama ini tentunya ada pengeluaran lain yang dipergunakan untuk memebuhi kebutuhan hidup bukan? Oleh karena itu, karena cicilan untuk pembelian rumah ini termasuk cicilan yang akan dilakukan dalam waktu yang relatif panjang maka lebih baik Anda melakukan sedikit percobaan untuk menabung sebesar 600 ribu secara rutin untuk 4-5 bulan kedepan. Hal ini diperlukan sebelum untuk melihat apakah Anda benar-benar mampu untuk mengajukan KPR. Jika hal ini bisa dilakukan, itu artinya Anda sudah siap untuk mulai mencicil rumah.

Selain analisa kemampuan untuk mencicil KPR, ada pula yang perlu Anda perhatikan yaitu mengenai besaran dari uang muka atau DP yang biasanya juga dipersyaratkan oleh pihak bank. Untuk itu pihak bank meminta Anda untuk membayar sekitar 20% – 30% dari harga rumah yang akan dikredit. Artinya Anda perlu menyiapkan dana juga lumayan besar untuk dijadikan DP sebagai tanda jadi dari pembelian rumah tersebut.. Jika hal ini sudah dapat Anda penuhi, maka Anda sudah dapat dikatakan memiliki kemampuan secara finansial untuk mulai mengajukan KPR.

Tip Mencicil Tagihan KPR

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda ketika mencicil rumah:

1. Mencari bunga ringan
2. Pilih bank yang sudah kamu kenal
3. Batasi besaran cicilan kamu
4. Menilai rumah yang realistis
5. Teruslah menabung
6. Biaya administrasi
7. Membeli kebutuhan awal

Semoga bermanfaat bagi kamu yang mau mencicil rumah, selamat mencoba.

More aboutMencicil KPR Rumah Dengan Gaji Kecil